Program Gerakan Kendal Cerdas yang digagas oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal mendapat kritik karena dianggap belum mencapai tujuan yang diharapkan. Abdul Rohim, seorang anggota Laskar Anti Korupsi, menyatakan bahwa sarana dan prasarana yang masih kurang memadai menyebabkan program ini belum dapat berjalan dengan baik. Banyak bangunan sekolah di Kabupaten Kendal yang perlu diperbaiki agar dapat memberikan pendidikan yang berkualitas untuk siswa. “Program ini tidak hanya tentang kata-kata dalam pidato, tetapi juga harus direalisasikan dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai,” katanya kemarin. Selain itu, Dinas Pendidikan juga harus memastikan tenaga pengajar yang profesional karena hal ini akan berdampak pada mental dan pengetahuan siswa. “Jika guru tidak berkualitas, bagaimana siswa dapat menjadi pandai? Bagaimana pengetahuan dapat disampaikan dan dipahami dengan baik?” tegasnya.
Related Posts
Apa Saja layanan yang Tawarkan oleh PPID BPCB Sulsel?
PPID BPCB Sulsel adalah lembaga yang memiliki peran signifikan dalam pengelolaan data publik terutama di sektor kebudayaan dan heritage budaya.…
Inovasi Kesehatan: Menerima Solusi untuk Kesehatan Masa Depan
Di zaman saat ini, inovasi kian berperan fungsi penting di beberapa sektor, khususnya di sektor medis. Sebuah inovasi yang berpotensi…
Menyelesaikan Permasalahan Sosial melalui Pengelolaan Lingkungan
Dalam konteks memecahkan permasalahan sosial dengan kian rumit, strategi tatalingkungan sangat semakin relevan dan penting. Ide tatalingkungan merujuk pada pendekatan…